Tugas Akhir

Sifat Fungsional Lactobacillus rhamnosus SKG34 dan Lactobacillus rhamnosus FBB42 Sebagai Antioksidan Dan Penurun Kolesterol Darah Secara In Vivo

Disertasi

Abstrak

Oleh : Komang Ayu Nocianitri

Email : nocianitri@yahoo.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Pertanian / S3 Ilmu Pertanian

Fakta terbaru menujukkan bahwa pola konsumsi pangan masyarakat modern telah mulai mengalami pergeseran ditandai dengan semakin meningkatnya konsumsi pangan cepat saji dengan kandungan lemak tinggi dan rendah serat. Makanan berlemak dapat meningkatkan kadar kolesterol darah dan juga dapat menjadi sumber radikal bebas. Bakteri asam laktat (BAL) telah banyak dimanfaatkan oleh industri pangan untuk menciptakan produk pangan fungsional untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan manusia, misalnya sebagai probiotik. Potensi menyehatkan dari probiotik diantaranya dapat menurunkan kolesterol dan sebagai antioksidan. L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 merupakan strain BAL yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai probiotik, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengeksplorasi sifat fungsional dari kedua strain ini sebagai antioksidan dan penurun kolesterol darah, untuk memberi potensi baru pada probiotik isolat lokal dalam pengembangan pangan fungsional. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap; tahap pertama merupakan tahapan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 secara in vitro. Tahap kedua adalah untuk menguji apakah L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 dapat bertahan dalam keadaan hidup pada saluran pencernaan tikus serta menguji sifat fungsional dari L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 sebagai antioksidan dan penurun kolesterol darah secara in vivo pada tikus putih dengan pemberian pakan tinggi lemak. Penelitian tahap kedua menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan 4 perlakuan yaitu: Pakan tinggi lemak (HF), Pakan tinggi lemak dan L. rhamnosus SKG34 (HF-SKG34), Pakan tinggi lemak dan L. rhamnosus FBB42 (HF-FBB42), dan Pakan tinggi lemak dan L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 (HF-SKG34-FBB42). Perlakuan probiotik diberikan selama 4 minggu. Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan bahwa Kemampuan L. rhamnosus SKG34 dalam menghambat peroksidasi lipid, mengikat ion logam Fe, menangkap radikal hidroksil (OH•), dan aktivitas enzim superoxida dismutase (SOD) berturut-turut sebesar 52,12%, 32,15%, 25,06%, dan 66,15% serta L. rhamnosus FBB42 berturut-turut sebesar 49,77%, 22,48%, 23,95% dan 56,50%. Hasil penelitian tahap kedua menunjukkan bahwa L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 mampu bertahan hidup dalam saluran pencernaan tikus. Berat konsumsi pakan per hari, total pakan, dan penambahan berat badan tikus, pH sekum, dan total BAL berbeda tidak nyata (P>0,05) antar grup perlakuan. Total BAL meningkat setelah diberi perlakuan L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 dan pH sekum berkisar dari 6,64 sampai dengan 6,57. Perlakuan L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap penurunan kadar TC, LDL, dan TG, peningkatan kadar HDL pada serum, peningkatan aktivitas enzim SOD dan GPx pada hati dan penurunan kadar MDA pada hati dan serum tikus yang diberi pakan tinggi lemak. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa L. rhamnosus SKG34 dan L. rhamnosus FBB42 mempunyai sifat fungsional sebagai antioksidan dan penurun kolesterol darah dan sifat fungsional dari L. rhamnosus SKG34 lebih baik dibandingkan dengan L. rhamnosus FBB42.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3